Teknologi

Indosat Ooredoo sebut lakukan ekspansi jaringan 4G Plus di wilayah Sulawesi Selatan

beritadetikonline.com – Indosat Ooredoo kembali meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanan dalam mendukung kegiatan digital di Sulawesi Selatan dengan menambah dan memodernisasi semua jaringan ke jaringan 4G Plus. Perluasan jaringan 4G Plus di wilayah Sulawesi Selatan adalah kelanjutan dari ekspansi yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo dalam pemerataan jaringan 4G Plus di luar Pulau Jawa.

Hingga saat ini, Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Area yang sudah ter-cover jaringan terbaru 4G Plus Indosat Ooredoo tersebar di 21 Kabupaten dan 138 Kecamatan meliputi wilayah Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, Maros, Barru, Pare-Pare, Sidrap, Bone, Sinjai, Sopeng, dan Sengkangto. Perluasan jaringan baru ini terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.

Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Sulawesi Selatan ini diklaim memiliki keunggulan di kecepatan dan stabilitas jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan dengan jaringan yang terbaik.

“Kami mengerti masyarakat Sulawesi Selatan saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video. Oleh karena itu kami mempercepat pengembangan dan perluasan jaringan baru 4G Plus ini di Sulawesi Selatan meliputi 21 kabupaten, sehingga kecepatan internet dari jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan,” jelas Joy Wahjudi, President Director & CEO Indosat Ooredoo melalui keterangan resminya, Sabtu (22/9).

Dilanjutkannya, sekarang masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dapat menikmati dan merasakan langsung hasil dari perluasan jaringan 4G Plus saat beraktivitas di sosial media, main game online, video call maupun grup video call, streaming film, YouTube tanpa buffering, serta lebih mudah ketika melakukan download atau upload photo dan video sehari-hari bahkan saat sedang liburan di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Meningkatnya pengguna internet di Sulawesi dari 8,46 juta orang di tahun 2016 menjadi 9,64 juta orang pada akhir 2017 juga membuat aktivitas digital dan popularitas tren konten berbasis video meningkat. Tren berbasis video ini dapat banyak membantu pengguna dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti contohnya dengan video call, masyarakat kini mempunyai cara baru untuk menghabiskan waktu bersama meskipun mereka tidak benar-benar bersama. Kemudian YouTube membantu masyarakat mempelajari banyak hal baru dengan menonton video tutorial, cara memasak, tips fashion & kecantikan, otomotif, hingga melihat video klip musik,” ungkap Joy. [BD]

Share:

Leave a reply